Rumah Atau Apartemen ?

Rumah atau Apartemen ? Kalau kami sih lebih memilih Apartemen jikalau tinggal didaerah Jakarta

Tips Membentuk Bokong Jadi Lebih Indah

Informasi Terbaru yang satu ini mungkin bagi kamu para pria tidak memungkiri bahwa bokong merupakan bagian tubuh wanita yang menjadi perhatian dan lebih suka dengan yang kencang, padat, dan berisi. Maka dari itu, kamu para wanita berikanlah perhatian lebih serius pada bokong kamu. Tariklah perhatian para pria dengan bokong kamu yang nampak kencang, padat, dan berisi.

Apakah Bentuk Payudara Kamu Normal?

Banyak perempuan yang resah dengan bentuk badannya, tanpa terkecuali pada Payudara. Kamu mungkin tidak pernah mempermasalahkan ukurannya, tapi kenapa ya, bentuknya tidak seperti Payudara perempuan pada umumnya? Kenapa areolanya terlihat sangat gelap? Atau, mengapa terasa seperti ada gumpalan - gumpalan di dalamnya? Apakah Bentuk Payudara normal? Untuk menjawab rasa penasaran kamu, silakan simak Informasi Terbaru yang di cemaskan kaum perempuan seputar Bentuk Payudara.

Hormon Penyebab Perut Buncit

Informasi Terbaru dari Yahoo She tentang Hormon Penyebab Perut Buncit, memang sangatlah sulit menjaga pola makan dan latihan beban atau fitness. Proses ini membutuhkan kinerja hormon anabolik dan katabolik sepanjang hari, terutama untuk melawan zat - zat yang tidak mendukung pembentukan otot tubuh, seperti hormon kortisol.

Informasi Terbaru Mengenai Sejarah Lingerie

Lingerie, apa sih itu? Kata tersebut memang masih tabu untuk di ucapkan oleh masyarakat secara umum. Sebelum di bahas mengenai Sejarah Lingerie, ada baiknya mengerti apa itu Lingerie terlebih dahulu. Lingerie adalah..

Get Free Traffic
Tampilkan postingan dengan label IHSG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IHSG. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2011

Tambang Bantu Dongkrak Indeks Harga Saham Gabungan Mendekati 3800

Author: inilah.com

Sungguh suatu kabar gembira dari Indeks Harga Saham Gabungan atau biasa di sebut IHSG, pada Selasa (21/6) di tutup menguat 65,82 poin (1,76%) ke level 3.794,93, dengan intraday tertinggi di 3.797,56 dan terendah di 3.729,67. Begitu pun dengan indeks saham unggulan LQ45 yang naik 10,52 poin (1,59%) ke level 670,83. IHSG sepanjang perdagangan bergerak di area poasitif. Di buka menguat 0,64% ke level 3752, indeks terus naik hingga pada sesi pertama bertengger di angka 3.760. Membaiknya sentimen ekternal memicu aksi Beli investor sehingga IHSG ditutup di angka 3.793,56.


Indeks Harga Saham Gabungan Terdongkrak Tambang


Hari ini IHSG berhasil di tutup menguat, mengikuti sentimen positif di bursa regional dan global. Harga minyak yang naik ke level US$ 93 per barel juga mendukung pergerakan indeks. “Investor memanfaatkan hal ini untuk melakukan aksi Jual Beli atas beberapa saham yang melemah,” ujar analis dari Panin Sekuritas, Purwoko Sartono.

Bursa AS di tutup menguat setelah Jean - Claude - Junker, pimpinan Menteri Kuangan Eropa menyakinkan investor ada solusi dalam mengatasi krisis Yunani. Namun, investor di Eropa lebih merespon kegagalan dari menteri keuangan Eropa untuk menyepakati bail out ke Yunani.

Perdagangan yang terhadi pada Bursa Efek Indonesia di dukung volume transaksi sebesar 2,022 miliar lembar saham, senilai Rp 3,858 triliun dan frekuensi 111.298 kali. Sebanyak 229 saham naik, 40 saham turun, dan 59 saham stagnan. Asing mendukung apresiasi bursa, dimana nilai transaksi beli berish (net foreign buy) mencapai Rp358 miliar. Rinciannya adalah transaksi beli sebesar Rp1,286 triliun dan transaksi Jual mencapai angka Rp927 miliar.

Semua sektor terpantau menguat, di mana sektor tambang memimpin kenaikan sebesar 3,1%. Di susul sektor perkebunan dan konsumsi yang naik 2,2%, kemudian properti dan perdagangan yang naik 2%. Selain itu, sektor manufaktur juga naik 1,7%, aneka indutri 1,5%, industri dasar dan infrastruktur naik 1,3%, serta sektor finansial 1%.

Beberapa emiten yang menguat antara lain Bayan (BYAN) naik Rp 1.650 ke Rp 22.750, Multibreeder (MBAI) naik Rp 1.300 ke Rp 27.200, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 1.300, dan Indo Tambangraya (ITMG) naik Rp 750 ke Rp 45.250.

Sedangkan emiten yang melemah antara lain Multi Bintang (MLBI) turun Rp 1.000 ke Rp 369.000, Dian Swastatika (DSSA) turun Rp 750 ke Rp 15.250, Fast Food (FAST) turun Rp 200 ke Rp 9.800, dan Bank Mayapada (MAYA) turun Rp 150 ke Rp 750.

Bursa Asia juga menghijau, mendukung penguatan IHSG. Indeks Komposit Shanghai naik 26,43 poin (1,01%) ke level 2.647,68, indeks Hang Seng naik 251,08 poin (1,16%) ke level 21.850,59, indeks Nikkei 225 menguat 105,34 poin (1,13%) ke level 9.459,66 dan indeks Straits Times naik 47,40 poin (1,57%) ke level 3.061,00.

Minggu, 19 Juni 2011

IHSG Pekan Ini Menanti Kabar Baik Dari Faktor Global

Author: kompas.com & pasarmodal.inilah.com

Pekan ini, di perkirakan hal yang masih menyetir arah Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG yaitu faktor global. Seperti data ekonomi Amerika Serikat (AS) tentang perumahan yang segera di rilis dan penyelesaian utang Yunani.

Edwin Sebayang, Kepala Riset Bhakti Securities, memperkirakan, IHSG masih dibayangi pelemahan. "Menurut ekspektasi pasar, data ekonomi AS akan mengalami penurunan cukup signifikan secara bulanan," kata dia. Selain itu, selama masalah utang Yunani belum jelas, IHSG masih akan turun. Edwin memproyeksikan rentang pergerakan IHSG hari ini (20/6/2011) antara 3.658 - 3.750.

Analis Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih optimistis IHSG mencoba rebound. Kerjasama Kanselir Jerman dengan bank sentral Eropa untuk menyelesaikan utang Yunani di perkirakan mendorong bursa Eropa berbalik positif. Secara teknikal, IHSG juga sudah di level support.
Proyeksi Alfatih, IHSG hari ini dalam kisaran 3.700 - 3.760. Jika rebound tidak menembus 3.810, di perkirakan penurunan bakal terus berlanjut.

Krisis Yunani juga menjadi penentu pergerakan rupiah pekan ini, yang masih rentan melemah. "Kemungkinan penguatan baru terjadi di pertengahan pekan setelah pertemuan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) dengan Dana Moneter Internasional (IMF)," kata Fauzi Ichsan, Ekonom Standard Chartered.

Prediksi Fauzi, rupiah di perdagangkan di rentang Rp 8.575-Rp 8.625 per dollar AS hari ini. "Bank Indonesia bisa saja intervensi, tapi kuncinya tetap di Yunani," tambah dia.

Pada perdagangan Jumat (17/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup melemah 18,17 poin (0,49%) ke level 3.722,303.

Untuk pekan ini, tak satu pun saham mendapat rekomendasi positif dari Irwan. Sebab, menurutnya, memegang cash jauh lebih baik sambil menunggu hingga masalah global tuntas. “Kalau tuntas, investor juga tenang untuk masuk ke market,” ucapnya.

Pelaku pasar lebih baik baik mencermati bursa regional yang akan merespon berita-berita dari Eropa. Jika regional mendukung, IHSG juga bakal menguat. “Tapi jangan berpikir bisa mendapat gain 10-15%,” tukasnya.

Untuk saham - saham yang sudah terkoreksi tajam 10%, berpeluang naik 3-5%. Tapi, bagi saham - saham yang koreksi sebelumnya tipis, 5-7% peluang penguatannya hanya 2-3%. “Setelah menguat, berpeluang tertekan kembali karena situasi makro ekonomi global yang belum kondusif,” imbuhnya.

(Informasi tambahan: seiring menanti kabar pekan ini dari faktor global, ada baiknya kamu cek harga barang - barang kebutuhan ataupun Gadget Baru yang selalu update tiap saat dalam: Toko Online)