Rumah Atau Apartemen ?

Rumah atau Apartemen ? Kalau kami sih lebih memilih Apartemen jikalau tinggal didaerah Jakarta

Tips Membentuk Bokong Jadi Lebih Indah

Informasi Terbaru yang satu ini mungkin bagi kamu para pria tidak memungkiri bahwa bokong merupakan bagian tubuh wanita yang menjadi perhatian dan lebih suka dengan yang kencang, padat, dan berisi. Maka dari itu, kamu para wanita berikanlah perhatian lebih serius pada bokong kamu. Tariklah perhatian para pria dengan bokong kamu yang nampak kencang, padat, dan berisi.

Apakah Bentuk Payudara Kamu Normal?

Banyak perempuan yang resah dengan bentuk badannya, tanpa terkecuali pada Payudara. Kamu mungkin tidak pernah mempermasalahkan ukurannya, tapi kenapa ya, bentuknya tidak seperti Payudara perempuan pada umumnya? Kenapa areolanya terlihat sangat gelap? Atau, mengapa terasa seperti ada gumpalan - gumpalan di dalamnya? Apakah Bentuk Payudara normal? Untuk menjawab rasa penasaran kamu, silakan simak Informasi Terbaru yang di cemaskan kaum perempuan seputar Bentuk Payudara.

Hormon Penyebab Perut Buncit

Informasi Terbaru dari Yahoo She tentang Hormon Penyebab Perut Buncit, memang sangatlah sulit menjaga pola makan dan latihan beban atau fitness. Proses ini membutuhkan kinerja hormon anabolik dan katabolik sepanjang hari, terutama untuk melawan zat - zat yang tidak mendukung pembentukan otot tubuh, seperti hormon kortisol.

Informasi Terbaru Mengenai Sejarah Lingerie

Lingerie, apa sih itu? Kata tersebut memang masih tabu untuk di ucapkan oleh masyarakat secara umum. Sebelum di bahas mengenai Sejarah Lingerie, ada baiknya mengerti apa itu Lingerie terlebih dahulu. Lingerie adalah..

Get Free Traffic
Tampilkan postingan dengan label Gadget Baru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gadget Baru. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juni 2011

IHSG Pekan Ini Menanti Kabar Baik Dari Faktor Global

Author: kompas.com & pasarmodal.inilah.com

Pekan ini, di perkirakan hal yang masih menyetir arah Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG yaitu faktor global. Seperti data ekonomi Amerika Serikat (AS) tentang perumahan yang segera di rilis dan penyelesaian utang Yunani.

Edwin Sebayang, Kepala Riset Bhakti Securities, memperkirakan, IHSG masih dibayangi pelemahan. "Menurut ekspektasi pasar, data ekonomi AS akan mengalami penurunan cukup signifikan secara bulanan," kata dia. Selain itu, selama masalah utang Yunani belum jelas, IHSG masih akan turun. Edwin memproyeksikan rentang pergerakan IHSG hari ini (20/6/2011) antara 3.658 - 3.750.

Analis Samuel Sekuritas Muhammad Alfatih optimistis IHSG mencoba rebound. Kerjasama Kanselir Jerman dengan bank sentral Eropa untuk menyelesaikan utang Yunani di perkirakan mendorong bursa Eropa berbalik positif. Secara teknikal, IHSG juga sudah di level support.
Proyeksi Alfatih, IHSG hari ini dalam kisaran 3.700 - 3.760. Jika rebound tidak menembus 3.810, di perkirakan penurunan bakal terus berlanjut.

Krisis Yunani juga menjadi penentu pergerakan rupiah pekan ini, yang masih rentan melemah. "Kemungkinan penguatan baru terjadi di pertengahan pekan setelah pertemuan Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE) dengan Dana Moneter Internasional (IMF)," kata Fauzi Ichsan, Ekonom Standard Chartered.

Prediksi Fauzi, rupiah di perdagangkan di rentang Rp 8.575-Rp 8.625 per dollar AS hari ini. "Bank Indonesia bisa saja intervensi, tapi kuncinya tetap di Yunani," tambah dia.

Pada perdagangan Jumat (17/6), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG ) ditutup melemah 18,17 poin (0,49%) ke level 3.722,303.

Untuk pekan ini, tak satu pun saham mendapat rekomendasi positif dari Irwan. Sebab, menurutnya, memegang cash jauh lebih baik sambil menunggu hingga masalah global tuntas. “Kalau tuntas, investor juga tenang untuk masuk ke market,” ucapnya.

Pelaku pasar lebih baik baik mencermati bursa regional yang akan merespon berita-berita dari Eropa. Jika regional mendukung, IHSG juga bakal menguat. “Tapi jangan berpikir bisa mendapat gain 10-15%,” tukasnya.

Untuk saham - saham yang sudah terkoreksi tajam 10%, berpeluang naik 3-5%. Tapi, bagi saham - saham yang koreksi sebelumnya tipis, 5-7% peluang penguatannya hanya 2-3%. “Setelah menguat, berpeluang tertekan kembali karena situasi makro ekonomi global yang belum kondusif,” imbuhnya.

(Informasi tambahan: seiring menanti kabar pekan ini dari faktor global, ada baiknya kamu cek harga barang - barang kebutuhan ataupun Gadget Baru yang selalu update tiap saat dalam: Toko Online)